Kamis, 22 Desember 2011

Hati yang Disakiti

Dalam hidup ini pernahkah kita disakiti oleh orang lain?baik dalam hubungan persahabatan, hubungan pekerjaan,hubungan kerjasama, dan sebagainya. apa yang kita rasakan saat itu?,sakit yang mendalam?,tidak terima perlakuan teman kita?,emosi yang tak stabil?sedih? atau berbagai perasaan yang kita rasa. Kemudian Bagaimana sikap kita terhadapnya? ,membenci? ,ingin balas dendam sebab tidak terima telah disakiti?atau diam beribu bahasa tanpa ada penyelesaian dan kebaikan yang kita perolehi ?
Padahal kita boleh mengubah hal-hal yang sangat menyakitkan ini menjadi kebaikan untuk kita ,menjadi ladang pahala untuk kita juga menambah kekayaan iktibar atas segala apa yang telah terjadi.

Jika kita disakiti,ada dua sikap yang harus kita lakukan :
1) sikap terhadap mereka yang menyakiti
2) sikap terhadap diri kita sendiri.

SIKAP TERHADAP MEREKA YANG MENYAKITI
1) Menahan Amarah(kazmul ghaizh)

Jika amarah yang diperturutkan maka kitalah yang akan mendapt dua kerugian.yang pertama kita telah disakiti yang kedua kita telah menyakiti diri kita sendiri.kerana sikap amarah akan merosak diri kita sendiri baik secara mental ataupun fizikal.

Sikap amarah yang diperturutkan akan membawa perasaan dan hati kita menjadi sempit dan terbeban.Bahkan boleh membuat hati tidak menjadi tenang.
”dan orang-orang yang menahan amarahnya dan orang-orang yang memaafkan kesalahan orang lain,Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”(QS:3:143)
2) Memaafkan ( al afwu)

Sikap ini menjadikan hati kita kuat,jernih dan bersih terhadap orang yang telah menyakiti kita,juga menandakan bahawa kita adalah orang yang mencintai kebaikan dan memberikan manfaat kepada orang yang telah menyakiti kita.cuba kita fikirkan lagi.dendam atau memberi maaf?mana yang membawa kebaikan untuk kita dan orang yang telah menyakiti kita?,tanyakan pada hati nurani kita.

3) Berbuat baiklah kepadanya (Al ihsan)

“Barangsiapa yang memaafkan dan berbuat baik (tidak menuntut balas kepada orang yang menzaliminya) maka pahalanya dijamin oleh Allah (QS.42:40)

Cukuplah Rasulullah saw sebagai qudwah dalam hal ini.Rasulullah disakiti,di zalimi oleh orang kafir saat itu,tapi siapa yang pertama kali menjenguk orang yang telah menzaliminya? tiada lain dan bukan dialah Rasulullah yang penuh dengan teladan. lihatlah apa yang terjadi setelah itu,orang yang biasa menyakiti Rasulullah akhirnya ia masuk Islam,Subhanallah…

4) Menyedari bahawa seseorang tidak akan menyakiti anda ,kecuali atas qada' dan qadar Allah.sedangkan seorang hamba hanyalah perantara terjadinya sesuatu,sementara yang menentukan dan menetapkan hanyalah Allah.
5) memahami bahawa perlakuan orang lain yang menyakitkan kita adalah sebagi penebus dosa kita,penghapus atas segala kesalahan,kekhilafan,dan sebagai menaikkan darjat kita.

”Maka orang-orang yang berhijrah,yang diusir dari kampung halamannya,yang disakiti pada jalan-Ku,yang berperang dan yang dibunuh,pastilah akan ku hapus kesalahan-kesalahan mereka (QS:3:195)

SIKAP TERHADAP DIRI KITA SENDIRI
1) Sedarilah bahawa hal-hal yang menyakitkan kita,boleh jadi akibat dosa yang telah kita lakukan,
”Musibah apa saja yang menimpa diri kalian adalah akibat dari perbuatan kalian sendiri”(QS.42: 30)
Untuk hal ini,perbanyakalah bermuhasabah ..,Review apa yang sebenarnya apa yang telah terjadi.

2) Bersyukurlah kepada Allah,kerana kita telah dijadikan-Nya sebagai pihak yang teraniaya,bukan yang menganiaya.Jika kita terus bersabar hal ini dapat menjadi ladang amal untuk kita.kebikan- kebaikan akan terus menghiasi hidup kita.
3) bersikap kasih sayanglah kepada orang yang telah menyakiti kita,kerana dia adalah orang yang paling berhak mendapatkan kasih sayang kita.Seorang yang menyakiti kita sangat memerlukan kelembutan.bukan untuk disakiti kembali atau bukan untuk di benci.

Memang sebuah amal tidak semudah dengan kata-kata,tapi ingatlah tiada yang sulit dalam hidup ini kecuali kita terus berlatih.kita boleh kerana terbiasa.cubalah melatih dengan sikap seperti ini.

Insan yang lemah ini pun merasa begitu sakit jika kita harus disakiti,tapi akan jauh lebih sakit jika kita membalas dengan menyakiti.balaslah keburukan dengan kebaikan,maafkan orang-orang yang telah menyakiti.., ini akan membuat hidup jauh lebih indah.jauh lebih tenang,dan akan terus dekat kepada-Nya

Ya Allah bimbinglah kami untuk senantiasa mengambil hikmah dari setiap kejadian, jadikanlah kami menjadi hamba yang dapat menahan amarah yang terus diperturutkan, lapangkan hati ini untuk senantiasa memaafkan segala kesalahan,berikan kepada kami untuk membalas segala keburukan dengan kebaikan.

Ya Allah..,sedarkan kami bahwa segala sesuatu yang akan dan telah terjadi adalah atas kehendak-Mu, atas taqdir-Mu,jadikan setiap taqdir yang engkau berikan kepada kami sentiasa membawa kami dekat kepada-Mu.

Ya Allah ampuni segala dosa kami dan dosa orang-orang yang telah menyakiti kami..,Satukan hati kami dengan cahaya dan makrifah-Mu..
Perkenankanlah doa kami… Amin

pada aku..setiap manusia telah allah ciptakan dengan kelebihan dan kelemahan masing-masing.kadang-kadang memang kita akan terasa dengan sikap sahabat kita.tapi untuk apa aku simpan perasaan marah itu dan sakit hati itu lama-lama..sebab aku juga punya kelemahan.aku belaja redha dengan semua orang dan setiap apa yang berlaku..

Lagipun, siapa lah aku nak pertikaikan kelemahan orang sedangkan aku sendiri ada kelemahan yang mengundang marah orang dan murka ALLAH swt.

Sahabat, kalau kita pasang niat awal memang bersahabat kerana ALLAH swt..InsyaALLAH pasti kita redha dengan setiap perlakuan sahabat-sahabat kita. Yang baik kita pasti jadikan contoh dan ikutan, yang lemah kita cuba bantu untuk nasihat dan lengkapkan dengan diri kt sendiri..
Niat bersahabat kerana Allah... niat menegur kerana Allah...
niat menyembunyikan (demi kebaikan) kerana Allah...
niat berkongsi kerana Allah...
niat melakukan sesuatu kerana Allah...


Jumat, 16 Desember 2011

Puisi untuk Sahabat..

sahabatku………
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya

karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu

sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan

sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam

untukmu sahabatku YUYUN YUNINGSIH (UYUNG)

Sepucuk Surat untuk SAHABAT .. !!


Assalamu ‘alakum

sahabat…
Semoga saat engkau membaca surat ini, engkau dalam keadaan tersenyum. Karena Allah telah menghadirkan kembali rasa sayang serta KasihNya padamu. rasa yang sama saat kita bersama dulu, menjalani hari – hari penuh lelah, merangkai senyum dalam keletihan. Namun, kita menghimpunnya dalam suasana penuh cinta.

Sahabatku.
Sekali lagi aku menyapamu, untuk sebuah rasa rinduku padamu. Apa kabarmu hari ini? Dari tempat aku menulis sepucuk surat ini, aku selalu berdoa dalam segenap hatiku, agar engkau di sana tetap teguh dalam keimanan, dan Allah tak pernah hentinya mencurahkan RahmatNya padamu.

Sahabat…
Pernahkah kau berpikir mengapa Allah mempertemukan kita? Adakah semua kenangan indah yang kita alami terjadi begitu saja. Aku tak kuasa membendung butiran cinta bila merenungi semua ini. Semalam di sepertiga malamku, ku curahkan segenap rinduku pada Sang Pemberi Cinta, karena aku tahu padaNya lah bermula rasa rinduku padamu. dan tak lupa sebait doa ku lantunkan di sepertiga malam ku itu, agar kau selalu dalam naunganNya.

Sahabat….Terakhir kali kala kita akan berpisah, sebenarnya aku benar – benar tak kuasa melepasmu, kenangan - kenangan manis yang telah lama kita jalin, rasanya terlalu erat untuk diuraikan. Tapi senyummu ketika itu, mengisyaratkan agar aku tetap tabah. Hingga kini bila jiwaku terasa sunyi wajah ceriamu selalu hadir. Seolah engkau benar – benar ada di sampingku. Menghiburku dengan cerita – cerita indah dari syurga, cerita tentang orang – orang yang selalu dikasihi Allah karena saling mencintai karenaNya.

Sahabat…Suatu kali saat cahaya senja menaungiku di bibir pantai, aku termenung sambil menatap riak – riak air laut yang tenang. membiarkan angin dengan lembutnya menerpa wajahku. Mengusikku, yang kala itu sedang terkenang akan dirimu. Dan butiran beningpun kembali mengalir, sesekali riak – riak air laut menggodaku, menyentuh kakiku yang tak beralas.

Sahabatku, yang jiwamu selalu terpancar cahaya keimanan
Bila bisa memilih, aku ingin selalu setia bersamamu, mendengarkan cerita – cerita indahmu, atau menghiburmu kala kau sedang berduka. Tapi, aku mengerti bahwa sang Khaliq telah menyiapkan skenario terindahnya untuk kita, sehingga Tak ku risaukan lagi apapun takdir Tuhan tentang kita nantinya, bisa mengenalmu saja aku sudah sangat bersyukur. Aku bersyukur karena Allah telah menghadirkan dirimu pada sepotong mozaik hidupku yang singkat ini. Sepotong kenangan indah bersamamu, mampu mencerahkan setiap langkahku.

Sahabat….
Sepucuk Surat yang engkau genggam ini, ku tulis dengan hati yang bergetar. Setiap untaian katanya adalah kuntum – kuntum rinduku padamu. aku menulisnya dengan perasaan yang sama saat kita meguncapkan janji – janji suci, bahwa kita akan bertemu kembali di tempat terindahNya, syurga firdaus. Kini, saat kita tak bersama lagi. Hanya janji suci itulah yang menguatkan aku, mengiringi langkahku dalam merangkai cita –
cita.

Sahabatku,
Semenjak kita berpisah, aku telah mengenal banyak orang, bertemu bermacam rupa manusia. Namun, tak kutemukan satupun perasaan yang sama saat bersamamu. Ada kehangatan jiwa yang ku rasakan, saat kita menertawakan kecerobohan kita sendiri, kau telah mengajari aku bagaimana cara agar kita tetap tersenyum, meski takdir terasa pahit.

Sahabatku…
Ku harap engkau selalu dalam kebaikan, jagalah selalu shalatmu, tilawahmu, serta lisanmu. Sehingga para malaikat menyaksikan engkau sebagai hambaNya yang sempurna dalam keimanan. Sahabatku, ku harap pula agar engkau selalu menjaga akhlakmu di manapun engkau berada, serta kepada siapapun, kepada orang yang muda ataupun tua, bahkan kepada orang – orang yang membencimu sekalipun.
Begitu juga diriku, ku mohon agar engkau selalu mendoakanku. Agar kita bisa menjadi pribadi yang menawan karena akhlak dan ilmu.

Sahabatku..
Seterjal apapun perjalan yang kau tempuh, sepahit apapun kisah yang kau rasa. Ku mohon padamu, janganlah pernah berpaling dari cahayaNya. Yakinlah, bahwa engkau tak pernah sendiri, Allah dengan segala kemurahanNya akan selalu membimbingmu, asal dirimu selalu menjaga waktu untuk selalu dekat padaNya.
Sahabatku yang hatinya selalu terpancar cahaya Illahi, selalu ada ruang dihatiku untukmu, karena kau telah terlebih dahulu membesarkan hatiku. Dan aku berharap semoga kita bertemu kembali walau di tempat dan waktu yang berbeda, namun masih ada cinta di sana.

Sahabatku, yang karena Allah aku merindukanmu.
Inilah sepucuk surat yang ku tulis untukmu, ku tulis dengan hati yang ikhlas, dengan jiwa yang basah. Semoga setelah engkau membacanya, semakin terjalinlah rasa persahabatan kita. Dan semakin semangat pula ikhtiar kita menuju jalanNya. Semoga Allah menghimpun kita di taman – taman surganya, seperti janji suci yang telah kita ikrarkan.

Wassalam.
untukmu sahabatuku YUYUN YUNINGSIH (UYUNG)

Rabu, 07 Desember 2011

Setiap Kemenangan Butuh Kesabaran

Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran… “Ayah, ayah” kata sang anak…
“Ada apa?” tanya sang ayah…..
“aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek…
aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! … aku capel, sangat capek …
aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…
aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…
aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak mulai menangis…
Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ” anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”, lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… lalu sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah” … sang ayah hanya diam.
Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang…
“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!” sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.
“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.
” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”
” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”
” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”
” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah”
” Nah, akhirnya kau mengerti”
” Mengerti apa? aku tidak mengerti”
” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”
” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”
” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”
” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ”
Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.

Selasa, 06 Desember 2011

Menyenangkan Perasaan Wanita

Wanita sebagai mahluk Tuhan paling lembut memiliki perasaan yang begitu lembut dari pada kaum lelaki. Mereka lebih mengedepankan emosi perasaannya ketimbang logika, jadi tak jarang cara tersebut dipandang aneh oleh sebagian besar laki-laki. Tips tentang bagai mana membuat perasaan wanita tersebut senang.

Memberi Kebebasan
Kebebasan sangat diinginkan oleh setiap orang termasuk juga wanita. Jangan terlalu mengekang wanita, biarkan mereka berkiprah sesuai keinginannya. Hanya saja kita juga tidak boleh sepenuhnya memberikan kebesan tersebut, dalam hal-hal yang sekiranya dapat membahayakan diri mereka, kita wajib mengingatkannya.

Memberi Perhatian
Wanita sangat suka diperhatikan meski dalam hal-hal kecil sekalipun. Sebagai contoh, wanita sangat memperhatikan hari-hari bersejarah dalam hidupnya, jadi anda harus tahu dan ingat akan hal itu dan ucapkanlah selamat kepadanya. Oya! Anda juga bisa mengingatkan mereka akan suatu hal yang musti mereka lakukan, meskipun anda sendiri yakin bahwa mereka juga pasti ingat. Tidak apalah anda melakukan hal itu, intinya bukan dari “mengingatkan” tapi lebih pada “perhatiannya”.

Memberi Hadiah
Meski bentuknya mungkin cuma sekuntum bunga, hadiah yang kita berikan sangatlah berarti bagi mereka. Wanita sangat suka mendapat hadiah, tak perlu mahal yang penting hadiah tersebut bisa memberi kesan mendalam bagi mereka, so bagi laki-laki jangan pelit.

Memberi Sanjungan
99,9 % wanita di bumi ini sangat bahagia jika ada laki-laki yang menyanjungnya, baik dari prilaku, fisik, maupun penampilannya. Dengan sanjungan, memberi kesan bahwa mereka sangatlah menarik. Jadi usahakan pada hampir setiap kesempatan, anda memberi sanjungan itu kepada mereka.

Memberi Rasa Nyaman
Terkadang laki-laki kurang memperhatikan hal ini, mereka sibuk mengurusi ego masing-masing sehingga lupa jika ada wanita di sampingnya. Kenyamanan ini memang termasuk urusan yang sedikit pelik, kita tidak tahu batas maksimumnya. Namun kita bisa menggaris bawahi bahwa ada 2 katagori kenyamanan, yaitu: dalam hal rohani dan jasmani. Kenyamanan rohani adalah berhubungan dengan spiritualisme, sedang kenyamanan jasmani menyangkut fisik dan materi. Pada intinya kita harus berusaha mencukupi keduanya agar mereka merasa nyaman di samping kita.

Memberi Rasa Aman
Banyak wanita beranggapan bahwa mereka adalah mahluk yang lemah, jadi mereka sangat membutuhkan seorang laki-laki perkasa yang bisa melindungi mereka. So gak usah ragu-ragu menunjukkan sisi kejantanan anda di depan mereka, hanya saja bukan dalam artian menjadi brutal.

Jumat, 02 Desember 2011

10 Ciri Wanita yang Bisa Menjadi istri yang Baik dan Shaleha

10 Ciri Wanita Yang Bisa Menjadi Istri Yang Baik Dan Sholeha. banyak lelaki yang ingin mempunyai istri yang cantik..tetapi jika kecantikan hanya jadi pokok utama tanpa ada poin-point yang bisa menjadikan istri yang baik..kecantikan bukan apa-apa. karena di jaman sekarang mencari Istri yang seperti ini sangat sulit. walaupun mudah tetapi enggak segampang yang kita kira..agar para lelaki yang ingin mempunyai kriteria istri sholehah..bisa dilihat ciri-ciri wanita yang baik dan berkualitas.


1. Lemah-lembut
Coba perhatikan cara wanita berbicara kepana teman-temannya. Apakah dia selalu suka bernada keras, teriak-teriak, atau malah sopan dan selalu lembut dalam berkata-kata? Ciri-ciri inilah yang mencerminkan di mana cara si wanita akan berbicara kepada kamu dan keluargamu nantinya.

2. Hemat
Cowok mana yang mau punya wanita bermaterialistis? Nanti kalau kamu sudah berkeluarga dengan wanita tersebut, dia akan menghabiskan uang untuk belanja baju-baju yang tidak perlu. Coba perhatikan dari cara dia menghabiskan uangnya sekarang. Apakah dia termasuk orang yang hemat, pelit, atau hura-hura?

3. Perhatian
“Kok dia bisa ingat dengan ulang tahun orang tuaku?” ujar kamu. Itu adalah pertanda bagus. Dia benar-benar perhatian akan hal-hal kecil seperti itu. Padahal, kalian belum menikah. Sehabis kamu pulang kerja, makananpun sudah tersedia. Saat kamu sedang sakit, dia memasakan bubur untuk kamu. Hal-hal kecil seperti itulah yang akan membantu dan memperkuat hubungan kamu. Bukankah wanita juga memang suka diberi perhatian lebih dari si wanita?

4. Penyabar
Kamu telat untuk kencan dengan si wanita tapi si wanita tidak marah sama sekali saat kamu datang dan dia sudah menunggu 25 menit kelaparan. Kenapa sabar itu ciri-ciri yang baik? Coba pikirkan kalau anda sedang dalam situasi apa saja yang berbau negatif; kesabaran itu akan membantu suasana itu tidak menjadi lebih buruk. Coba bayangkan kamu sedang kencan dengan wanita yang tidak sabar. Sedikit-sedikit dia marah karena kamu tidak tepat waktu, berbuat sedikit kesalahan. Kencan yang seharusnya senang-senang malahan menjadi pengalaman buruk.

5. Sederhana
Perhatikan apakah si wanita kamu suka berlebihan di depan teman-temannya. Apakah dia suka memamerkan tas baru yang baru dia beli hari itu juga? Orang yang suka pamer dan tidak sederhana menunjukan kalau si wanita itu tidak percaya diri; ada kekurangan yang dia punya dan ingin menutupinya dengan memamerkan sesuatu yang lebih dari dia. Ini sifat yang tidak bagus untuk para Lelaki.

6. Jaga kecantikan
Tidak berarti wanita itu harus tampil cantik, tapi menjaga kecantikan itu juga berarti itu Cewek tahu bagaimana caranya menjaga dan merawat dirinya sendiri. Jikalah anda sedang berkencan dengan dia, perhatikanlah “make-up” yang dia pakai. Apakah terlalu berlebihan sehingga menarik perhatian orang-orang lain di sekitar anda? Apakah dia memakai rok mini yang berlebihan? Jaga kecantikan itu berarti menjaga penampilan secukupnya dan sewajarnya di saat dan tempat yang benar.

7. Dewasa dan bijaksana
Lelaki suka dengan wanita yang bijaksana dan bersikap dewasa. Di saat kesusahan, Lelaki akan membutuh bantuan dari seorang wanita yang dewasa dan bijaksana dalam mengambil keputusan.

8. Taat beragama
Agama adalah salah satu pegangan hidup untuk kita manusia. Taat kepada agama juga menunjukan kalau si wanita akan taat terhadap kamu. Bukan berarti kamu bisa semena-mena terhadap dia dan menyuruh si wanita untuk menuruti apapun yang kamu mau, tapi taat beragama menunjukan bahwa si wanita juga mempunyai prinsip hidup yang baik dan yang dia tekuni.

9. Keibuan
wanita kalau senang bermain dengan anak kecil, bisa menggendong bayi, menunggu mereka tidur, dan sebagainya. Inilah tanda-tanda dari wanita yang bisa kamu bayangkan saat mereka menjadi istri kamu. Dia akan menjadi seorang ibu yang pandai di dalam rumah tangga.

10. Tabah menderita dan mau bekerja keras
Inilah salah satu ciri-ciri dari wanita yang agak susah dicari. Mengapa? wanita sudah terbiasa dengan tradisi di mana lelaki yang mencari uang. Di masa-masa sulit, wanita biasanya tidak terbiasa untuk bekerja keras untuk keluarga. Jikalau kamu sudah menemukan wanita yang tabah menderita dan mau bekerja keras, hargailah dia.


Air Mata Wanita serta Ketulusannnya ~~

Jika seorang Wanita menangis dihadapanmu, itu berarti dia tidak dapat menahannya lagi…

Jika kau memegang tangannya saat dia menangis, dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu…

Jika kau membiarkannya pergi, dia tidak akan pernah kembali menjadi dirinya yang dulu, selamanya! 
Seorang Wanita tidak akan menangis dengan mudah, kecuali didepan orang yang sangat dia sayangi, dia akan menjadi lemah!

Seorang Wanita tidak akan menangis dengan mudah, hanya jika dia sangat menyayangimu, Dia akan menurunkan rasa EGO-nya. 

Wahai Laki-laki, jika seorang Wanita pernah menangis karenamu, tolong pegang tangannya dengan penuh pengertian. Karena dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu disaat kau terpuruk terlalu dalam…

Wahai laki-laki, jika seorang Wanita menangis karenamu, tolong jangan menyianyiakannya. Mungkin, karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya.

Saat dia menangis didepanmu, saat dia menangis karenamu, lihatlah jauh ke dalam matanya. 

Dapatkah kau lihat & kau rasakan SAKIT yang dirasakannya karenamu ?

Pada hari penciptaan PEREMPUAN, Malaikat bertanya kepada TUHAN :

“Apakah keistimewaan dari ciptaanMU ini ?”.
Lalu TUHAN menjawab : “Ada banyak KEISTIMEWAAN yang dimiliki oleh ciptaanKU ini”.

Dibalik KELEMBUTANnya, dia memiliki KEKUATAN yang begitu dahsyat.
TUTUR KATAnya merupakan KEBENARAN..
SENYUMANnya adalah SEMANGAT bagi orang yang dicintainya..
PELUKAN & CIUMANnya bisa memberi KEHANGATAN bagi anak2nya..
Dia TERSENYUM bila melihat temannya tertawa.
Dia TERHARU, dia MENANGIS bila melihat KESENGSARAAN pada orang2 yang dikasihinya.
Dia mampu TERSENYUM dibalik KESEDIHANnya.
Dia sangat GEMBIRA melihat KELAHIRAN, dia begitu sedih melihat KEMATIAN.
TETESAN air matanya bisa membawa PERDAMAIAN.
Tapi dia sering dilupakan oleh KEKASIHnya karena 1 hal.
“Apa itu Ya..TUHAN ?
Bahwa “Betapa BERHARGAnya dia”..

dikutip dari http://idmaspur.com/2011/08/01

Kamis, 01 Desember 2011

SAHAM alias Salah Paham....

Salah paham merupakan salah satu penyebab utama terjadinya suatu konflik. Kondisi semacam ini umumnya disebabkan karena tingkat kemampuan berkomunikasi yang kurang baik. Kemampuan berkomunikasi di sini baik dalam hal menyampaikan informasi maupun dalam hal menerima informasi. Suatu kondisi salah paham biasa dimunculkan ketika suatu informsi yang diterima oleh seseorang memiliki makna atau esensi yang berbeda dari yang dimaksudkan oleh si pemberi atau penyampai informasi. Oleh karena itu kemampuan berkomunikasi merupakan salah satu hal penting dalam hidup bermasyarakat.

Kemampuan berkomunikasi dapat ditingkatkan dengan beberapa cara. Salah satu cara yang cukup efektif adalah dengan rutin membaca suatu harian / surat kabar yang memang dipercaya memiliki penggunaan tata bahasa yang baik dan sistematis. Berkenaan dengan ini aku memilih Kompas. Dengan rutin membaca surat kabar, maka koleksi kata yang kita miliki menjadi makin berkembang. Selain itu secara tidak langsung penggunaan tata bahasa kita pun turut dibentuk sehingga menjadi lebih sistematis.

Mari kita tingkatkan kemampuan kita dalam berkomunikasi :)

Sahabat Sejati

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan
bertumbuh bersama karenanya…

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi
membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian.
 
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya
ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,
namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun
ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Beberapa hal seringkali menjadi penghancur
persahabatan antara lain :
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Ketidaksetiaan.
Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan
oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.

Renungkan :
**Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri
“Dalam masa kejayaan, teman2 mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman2 kita.”**

Rabu, 30 November 2011

Untukmu (calon) Suamiku...

Bismillah….

Wahai seseorang yang telah tertulis dalam lauhul mahfudz-ku, imamku dan ayah dari anak-anakku, engkau yang membersamai perjalananku nanti…
Apakah yang sedang kau lakukan di sana?
Aku percaya kau sedang memperbaiki dirimu, memantaskan dirimu tuk menjadi imam bagi tulang rusukmu dan buah hatimu kelak…
Aku percaya kau sedang menempa dirimu dalam beribu cobaan dengan menelantarkan dirimu sendiri pada medan dakwah dan problematika ummat… mencampakkan jauh egomu, membaktikan dirimu tuk ummat…
Aku percaya kau sedang mengkaji, kau sedang belajar, belajar ilmu dunia terutama ilmu akhirat, yang akan kau gunakan dalam mendidikku dan buah hati kita nanti…
Aku percaya Quran selalu ada dalam hatimu, selalu terucap dari bibirmu dan dzikir slalu melantun menemani langkah jihadmu…
Aku percaya kau sedang menundukkan pandanganmu, menjaga hatimu dan mencampakkan hawa nafsumu…
Aku percaya kau sudah merancang hidupmu, hidup kita, keluarga kita, nantinya juga untuk dakwah, untuk ummat, dan hanya karnaNya…
Aku percaya, kau sedang memantaskan diri dan terus memperbaiki diri di sana, di belahan bumi manapun kau berada…
Aku pun begitu sayang…
Aku sedang belajar… belajar menempa diri, menjauhkan egoku demi ummat, membaktikan diriku untuk orang lain, agar baktiku padamu pun sempurna…
Aku sedang belajar, meniti dakwahku, meniti cita-cita duniaku, meniti cita-cita akhiratku, agar kelak keluarga Islami dan kluarga Qur’ani yang aq inginkan nanti dapat kubangun bersamamu… karna kau tahu? meskipun kau imamku, ibu adalah madrasah pertama bagi mujahidah kecilnya nanti…
Aku sedang belajar menjaga diri, menjaga pandangan dan hatiku, agar ketika kau memiliki hati ini, hati ini masih utuh sempurna hanya untukmu…
Aku sedang menempa diri, untuk menjadi seorang Khadijah untukmu, yang menjadi tempatmu membagi resah… seseorang yang kau datang padanya, saat kau tak tahu lagi akan datang pada siapa… seseorang yang menguatkanmu dan menggenggam slalu tanganmu dalam perjalanan jihadmu…
Akupun ingin menjadi ‘Aisyahmu, seorang yang membuatmu tersenyum dan kembali ceria saat penatmu mulai datang, seorang yang menyerap ilmu darimu dengan sempurna dan membenarkan apa-apa yang salah dalam lakumu, seseorang yang mencintaimu dengan cemburunya, namun kau rasakan sakitnya, saat ia tersakiti, hingga kau katakan pada yang lain “janganlah kau sakiti aku dengan cara menyakti ‘Aisyah”…
Aku ingin menjadi Fatimah, yang tak kau bagi cintamu pada yang lain.. bukan karna aku tak percaya kau tidak dapat berlaku adil, tapi karna aku ingin mencintaimu dengan sempurna, tanpa diganggu oleh cemburuku, itu saja…
Tak kalah lagi, aku ingin menjadi seperti ibunda hajar, yang tak gentar saat kau tinggalkan di padang pasir tandus dengan seorang bayi mungil dipelukan.. tak takut akan kehilanganmu, karna keyakinanku pada Rabbku lebih besar daripada yakinku padamu… cintaku padamu, tak akan mengalahkan cintaku pada Rabbku…
Usahaku ini tidak mudah sayang, begitupun usahamu…kuyakin itu…
Maka tetaplah dalam jihadmu…tetaplah dalam usahamu…tetaplah dalam ikhtiarmu… aku yakin kau kuat di sana, dan doakanlah agar akupun kuat di sini dalam jihad dan ikhtiarku…bawalah aku dalam tiap doa dan sujudmu, kumohon… karna doa yang dapat menolongku…
Hingga saatnya, kita bertemu dalam ikatan suci menyempurnakan separuh dien… dan kita akan melanjutkan jihad kita bersama…
Dan nanti…terimalah aku apa adanya jika aku belum bsa mejadi khadijahmu, ‘aisyahmu atau bahkan menjadi seperti ibunda hajar… tapi bimbinglah aku menjadi seperti mereka… dan kita bimbing bersama mujahid muda kita nanti tuk melanjutkan estafet perjuangan dakwah ini…
Teruntukmu yang ada di sana, kuatlah…dan bersabarlah…
Bawalah aku dalam doa dan sujudmu, agar cinta kita nanti, hanya karnaNya…aamiin…

Membangun Masa Depan

Hari ini adalah saat kita menanam benih, dan masa depan adalah waktu untuk memanen. Karena itu, siapapun yang ingin tahu masa depannya, maka lihatlah apa yang dilakukannya sekarang.

Orang paling rugi di dunia ini adalah orang yang diberikan modal, tapi modal itu ia hamburkan sia-sia. Dan, modal termahal dalam hidup adalah waktu. Dalam QS Al-'Asher [103] ayat 1-3, Allah SWT berfirman bahwa untung ruginya manusia dapat diukur dari sikapnya terhadap waktu. Kalau ia berani menghamburkan waktunya, maka ia tergolong orang yang menyia-nyiakan kehidupan. Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.

Ada tiga jenis waktu. Pertama, masa lalu. Ia sudah lewat, sehingga ada di luar kontrol kita. Banyak orang sengsara hari ini gara-gara masa lalunya yang memalukan. Karena itu, kita harus selalu waspada jangan sampai masa lalu merusak hari kita. Kedua, masa depan. Kita sering panik menghadapi masa depan. Tanah kian mahal, pekerjaan semakin sulit, dan lainnya. Walau demikian, masa lalu dan masa depan kuncinya adalah hari ini. Inilah bentuk waktu yang ketiga.

Seburuk apa pun masa lalu kita, kalau hari ini kita benar-benar bertaubat dan memperbaiki diri, insya Allah semua keburukan itu akan terhapuskan. Demikian pula dengan masa datang. Maka sungguh mengherankan melihat orang yang bercita-cita tapi tidak melakukan apa pun untuk meraihnya. Padahal hari ini adalah saat kita menanam benih, dan masa depan adalah waktu untuk memanen. Karena itu, siapapun yang ingin tahu masa depannya, maka lihatlah apa yang dilakukannya sekarang.

Belajar Menghitung

Saudaraku, kita harus mulai menghitung semua yang kita lakukan. Ucapan kita sekarang adalah sebuah jaminan. Kita bisa terpuruk hanya dengan satu patah kata. Kita pun bisa menuai kemuliaan dengan kata-kata. Uang yang kita dapatkan sekarang adalah tabungan masa depan. Bila kita dapatkan dengan cara tidak halal, niscaya aibnya akan segera kita rasakan.

Karena itu, terlalu bodoh andai kita melakukan hal yang sia-sia. Detik demi detik harus kita tanam sebaik mungkin, karena inilah bibit yang buahnya akan kita petik di masa depan. Kalau kita terbiasa berhati-hati dalam berbicara, dalam bersikap, dalam mengambil keputusan, dalam menjaga pikiran dan hati, maka kapan pun malaikat maut menjemput, kita akan selalu siap. Tapi kalau kita bicara sepuasnya, berpikir sebebasnya, tak usah heran bila saat kematian menjadi saat paling menakutkan.

Menyongsong Masa Depan Cerah

Ada tiga cara agar masa depan kita cerah. Pertama, pastikanlah hari-hari kita menjadi sarana penambah keyakinan pada Allah. Kita tidak akan pernah tenteram dalam hidup kecuali dengan keyakinan pada Allah SWT. Pupuk dari keyakinan adalah ilmu. Orang-orang yang tidak suka menuntut ilmu, maka imannya tidak akan bertambah. Bila iman tidak bertambah, maka hidup pun akan mudah goyah.

Kedua, tiada hari berlalu kecuali jadi amal. Di mana pun kita berada lakukan yang terbaik. Segala sesuatu harus menjadi amal. Dilihat atau tidak dilihat kita jalan terus.

Ketiga, terus melatih diri agar mampu menasihati orang lain dalam kebenaran dan kesabaran, dan terus melatih diri untuk mampu menerima nasihat dalam kebenaran dan kesabaran. Kita akan mampu memberi nasihat, kalau kita senang diberi nasihat. Wallahu a'lam.

Penulis : Aa Gym ( KH. Abdullah Gymnastiar )

Sumber : http://republika.co.id

Tips Menghadirkan Semangat Bekerja

Dalam bekerja kadang tidak selamanya kita bersemangat melakukan apapun aktifitas pekerjaan kita. Rasa jenuh sering kita hadapi bahkan diiringi dengan mengeluh.

Faktor suasana hati adalah yang paling berpengaruh dalam semangat kerja. Ketika Anda berangkat dari rumah dengan suasana hati yang senang, maka setibanya dikantor pun Anda bersemangat bertemu rekan-rekan. Walaupun tidak menutup kemungkinan mungkin di lingkungan tempat Anda bekerja ada rekan kerja yang menyebalkan dan hanya bisa membuat Anda jengkel sepanjang hari.

Beberapa tips dibawah ini bisa membantu Anda untuk mengawali aktifitas kerja dengan senyuman tanpa harus memperdulikan hal-hal yang membuat Anda jengkel tersebut.

  1. Waktu Tidur yang Cukup
    Agar Anda tidak mengalami kelelahan yang membuat semangat kerja menghilang, pastikan tidur Anda cukup dan tidak kurang dari 6 jam. Merasa lelah dan tidak bersemangat dalam melakukan hal apa pun termasuk untuk berangkat bekerja tentunya akan berdampak buruk.
  2. Sempatkan Untuk Sarapan
    Beberapa orang berpendapat bahwa kita boleh mengabaikan makan siang ataupun malam terkecuali sarapan. Sarapan adalah penunjang aktifitas kita nantinya. Dengan energi yang cukup, otomatis semangat Anda untuk memulai aktifitas akan bertambah.
  3. Ciptakan Suasana Nyaman di Lingkungan Kerja
    Antara semangat kerja, prestasi kerja dan lingkungan kerja pastilah berkaitan. Buatlah diri Anda senyaman mungkin bersama rekan-rekan kerja. Saat kekerabatan tercipta, maka rasa nyaman membuat Anda menjadi semangat berada di lingkungan kerja.
  4. Cintai Pekerjaan Anda
    Ketika Anda mencintai sesuatu, maka pastilah Anda bersemangat melakukan apapun terhadap kecintaan Anda itu. Begitupun dalam hal bekerja, nikmatilah pekerjaan hingga hadir kecintaan untuk melakukan pekerjaan itu. Sebab ketika hadir kecintaan terhadap pekerjaan Anda, maka sesulit apapun pekerjaan itu Anda tidak merasa lelah melakukannya. Dengan demikian semangat kerja pun terus bertambah.
  5. Pertahankan Kerja yang Sehat
    Keseimbangan hidup dapat tercipta melalui pekerjaan yang sehat. Anda akan termotivasi bila Anda mencapai kesejahteraan secara menyeluruh. Luangkanlah waktu untuk berolahraga atau menjalankan hobi Anda. Dan kembalikanlah semangat yang hilang akibat stres dalam bekerja dengan refreshing sejenak.
Sekarang, persiapkan diri Anda untuk menempuh hari yang lebih bersemangat sebab hanya orang-orang yang penuh semangatlah yang mampu meraih sukses.

Selasa, 29 November 2011

ABII, aku ingin menikah!!

Abii, amii ingin menikah..
Bukan karena amii ingin melakukan hal yang selama ini dilarang oleh agama, tapi amii ingin menikmati pernikahan itu sendiri.

Amii tau tak mudah untuk menjalani sebuah pernikahan, suatu ikatan erat yang tak bisa dimainkan layaknya orang yang berpacaran. Tapi amii inginkan itu, amii ingin menikmati susahnya menjadi seorang istri, mempunyai anak dan mengurus mereka..amii suka akan hal itu dan amii akan menganggapnya sebagai suatu ibadah karena ada tantangan yang harus amii lalui, disamping menjalankan roda rumah tangga juga berkarir untuk diri amii sendiri.

Bukankah abii tau, amii ingin segera menikah. Abii mau tau alasannya? Karena amii merasa bangga menjadi seorang istri sekaligus menyandang status ibu bagi anak-anak amii, melihat perkembangan mereka dari kecil hingga dewasa menaklukkan rasa penat amii setelah sehari bekerja. Mengurus suami yang sangat amii hormati juga amii cintai, memberikannya limpahan cinta dan ingin selalu tampil cantik didepannya. Itulah yang ingin amii lakukakan.

Amii tau ini gak gampang untuk abii, amii tau banyak hal yang abii fikirkan. Tapi terkadang hal itu hanya sebuah keinginan, dimana manusia tak bisa lepas dari rasa puas. Saat keinginan abii telah tercapai, abii pasti menginginkan hal yang lain lagi.

Abii tau sayang??menikah itu ibadah, dengan menikah abii telah menyempurnakan ibadah abii juga agama abii. Menikah bukanlah hal yang paling manakutkan, setidaknya menurut versi amii, karena semua tak akan berbeda, kecuali hidup bersama dengan kewajiban masing-masing.
Abii masih bisa beraktivitas seperti biasa, yang berbeda hanyalah kurangnya waktu luang abii diluar rumah karena ada seorang istri yang menanti abii dirumah, menyediakan segala hal yang abii perlukan.

Amii bisa membayangkan betapa bahagianya dengan keluarga seperti itu. Tak ada paksaan juga tekanan, karena semua didasari dengan rasa sayang juga kebersamaan.
Amii gak bisa sembarangan memilih calon suami yang akan mendampingi amii seumur hidupku.

Satu hal yang perlu abii tau, selama ini amii juga terjebak dalam dua keadaan yang sangat mengganggu fikiran amii, menikah atau berkarir/menuntut ilmu.
Karena jika amii memilih untuk menikah, maka karir amii tak seperti yang amii inginkan, sementara amii juga ingin sukses dalam berkarir dan menuntut ilmu. Kebanyakan mahasiswa belum menikah, dan waktu yang dibutuhkan untuk menuntut ilmu pun tak sebentar

Tapi hasrat amii ini sangat kuat, banyak pro dan kontra akan keinginanku ini, ada yang memberi amii nasehat untuk menyegerakan pernikahan, ada juga yang menyuruh kami untuk berkarir karena usia kami yang terbilang muda, hanya saja menurut amii, usia amii sudah cukup untuk menikah, walaupun masih banyak yang lebih tua usianya dan belum menikah, tapi amii mengkhawatirkan usia ini. Amii juga mengkhawatirkan kesalahan yang akan amii lakukan dalam menjalin sebuah hubungan yang biasa disebut pacaran.

Menurut amii 1 tahun cukup untuk mengenal karakter masing-masing, dan amii rasa amii telah cukup mengenal abii. Apa fikiran amii ini salah?

Mungkin abii tlah banyak menyusun rencana untuk masa depan kita, amii dukung semua itu, tapi amii tak mau terlalu berencana bii, karena terlalu sakit klo semua itu tak seperti yang kita harapkan, bukankah kita lebih mantap menyusun rencana saat kita sudah menikah? Menyatukan untuk satu tujuan, apa apa saja yang ingin kita raih dan kita miliki.
mungkin banyak hal yang terfikir dikepala abii, seperti memiliki sebuah rumah, kendaraan juga yang lainnya, tapi tidakkah abii tau itu pasti bisa kita dapatkan dan amii yakin kita bisa mewujudkannya bersama-sama.

Mungkin abii  adalah penganut faham yang mengatakan belum siap menikah apabila belum mapan dari segi materil, abii ingin segalanya perfect saat abii ingin melanjutkan sebuah hubungan ke jenjang pernikahan. Itu wajar, amii tau amii melakukan semua itu karena abii ingin membahagiakan amii. Semua itu memang sangat kita butuhkan, apalagi di era globalisasi seperti ini, dimana persaingan semakin ketat, juga mahalnya biaya hidup baik primer maupun sekunder.

Tapi sampai kapan abii ingim mewujudkan semua itu?semakin lama waktu berjalan, semakin banyak yang akan difikirkan, dan semakin mahal pula biaya hidup yang harus dikeluarkan..tidakkah abii mengerti akan hal itu.
Kita tak pernah tau apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang, tapi jika kita mempunyai niat yang baik untuk suatu urusan, amii yakin Allah pasti memberikan kemudahan, apalagi kita mempunyai niat untuk menyempurnakan.

Amii tak bisa menjelaskan dengan detail akanhal itu, amii takut abii akan merasa seolah amii menggurui abii atau mungkin memaksa abii, bukan-bukan itu yang amii mau, amii hanya ingin meluruskan maksud, amii akan tetap menunggu abii. Sampai abii merasa siap. Tapi amii tak mau engkau terus berfikir akan semua materil, karena amii yakin seiring berjalannya waktu kita pasti bisa mewujudkannya bersama-sama.

Banyak orang sukses pada awal ia menikah biasa-biasa saja, tapi karena mereka mau berusaha, bahu membahu dan didampingi oleh istri tercinta, akhirnya mereka bisa mewujudkan cita-citanya.
Untuk itu jangan memaksakan diri untuk segera mewujudkannya, amii tak mau abii sakit, hanya kerena bekerja dan tak mengenal waktu beristirahat.
Abii mengatakan agar amii tak perlu memikirkan dan mengkhawatikan abii, tapi amii tak bisa, karena amii tau sikap abii yang selalu merasa bisa , itu yang amii khawatirkan. Istirahat yang kurang dan tidak beraturan bisa membuat abii sakit, bagaimana bisa amii tidak memikirkan abii? Abii tau..abii adalah semangat amii, separuh dari hidup amii, ada yang kurang jika sehari saja amii tidak memikirkan dan mendengar kabar abii, bagaimana bisa amii melupakan abii jika abii sudah terpatri dalam hati amii.

Mungkin abii tak pernah tau akan hal itu, seberapa besar amii mencintaimu, mengharapkanmu tuk menjadi pendampingku. Menjadi imam untukku juga anak-anakku kelak.
Kadang amii juga merasa heran, mengapa amii begitu menyanjung abii , tak perduli akan yang lain. Abii yang terbaik, segalanya untuk amii.
Sayang amii terus berdoa untuk kita, semoga Allah memberikan kemudahan dan melimpahkan rahmatnya pada kita. Amien….

T E M A N ....

Teman,
kata sederhana yang tidak mudah ditemukan dalam kenyataan

Teman,
tak semua yang dekat bisa berlabelkannya

Teman,
ada kerinduan untuk selalu dapat bertemu dengan sosok sepertinya

Pernahkah kau temukan seseorang yang
senantiasa setia di sisimu
kala kau jatuh dan hilang asa.

Pernahkah kau dapati sesosok makhluk
yang selalu tahan mendengar kisahmu
kala angin membawa berita-berita busuk tentangmu.

Pernahkah handphone berdering di tengah malam,
hanya untuk sebuah kalimat pendek
“Apa Kabar Imanmu Malam ini ?”

Pernahkah kau tangkap butiran air mata
yang disembunyikan, sehabis doa panjang
yang padanya terselip namamu.

Dialah teman sejatimu
salam cinta

sebuah perbedaan yang kelak memisahkan kita, saat ini ataupun nanti..

Kiki : teman, jika mereka lebih baik dari aku, pergilah dan raih kebahagiaanmu bersama mereka. Tapi, jika kamu bersedih
        karena mereka menyakitimu, datanglah ! karena disini masih ada aku yang siap menemani mu dan mendengar
        curhatanmu…

Icha : J jujur, sejujur-jujurnya kamu masih yang terbaik. Pola pikir mereka jauh berbeda dengan pola pikir ku, temen ku
         sekarang adalah temen-temen yang sedang menghibur dunianya yang tidak termakan keadaan, mereka terbawa
         arus emosi sesaat. Tapi pada kenyataannya semua sahabat SAMA , ku tidak penah membedakan kamu dengan
         mereka, karena ku terlahir dari persahabatan kalian (uya, uyung, ity , kiki)

Ity : aku bahagia bersamamu J . aku ingin kita seperti dulu. Mungkin waktu yang membuat kita seperti ini, aku tak ingin
       kau menjauh. Tidak untuk aku butuh, aku datang padamu, tapi setiap saat aku datang untukmu. Dulu memang aku
        salah telah membuat kamu sakit hati, aku minta maaf.. sekarang kamu masih mau jadi sahabat ku kan??

Uyung : kenapa semua keadaan jadi berbeda.. gak pernah sedikitpun terbesit untuk melakukan hal yang menyakitkan .
             maaf beribu-ribu maaf datang dari hati yang tulus untuk semua sikap yang menyakiti.. ku yakin ini semua hanya
             paham yang memberi  jarak antara kita. “maafin uyung ya.. bonsay ini semua cuma salah paham kok. Bonsay
             akan selalu jadi teman terbaik buat uyung , dimanapun dan kapanpun” J

Uya : seribu banyaknya teman yang tuhan berikan padaku, seribu masalah yang kita dapatkan, maka lebih dari seribu
         rasa sayangku pada sahabatku..

Kiki : you are my best friends.. kalian sahabaku selamanya..


Kekuatan Doa

Tidak ada ibadah yang lebih utama bagi lidah setelah membaca Al Qur'an selain dari zikrullah dan menyampaikan segala kebutuhan melalui doa yang tulus kepada Allah. Oleh karena itu doa juga mengandung pengertian meminta, memohon, mengajukan dan mengadukan setiap persoalan dan keinginan hatinya kepada Allah SWT dengan segala kerendahan hati dan penuh pengharapan untuk segera dikabulkan. 

Maka tanamkan dalam hati bahwa ada hal penting yang wajib terpenuhi bagi orang yang berdoa, yaitu:

Rasa tawadhu dan kerendahan hati, suara yang penuh kelembutan sehingga merasakan dalam setiap munajatnya ingatan yang kuat bahwa Allah Zat yang Maha Perkasa dan Maha Mengetahui segala keinginan dan kehendak hamba-Nya. Dalam hadis qudsi diungkapkan: "Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla berfirman, "Aku beserta hamba-Ku selagi dia mengingat-Ku dan kedua bibirnya bergerak-gerak menyebut-Ku," (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Berdoa dengan rasa takut, penuh pengharapan dan keyakinan bahwa Allah akan mengabulkan segala permohonannya. Allah berfirman, "Dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan sungguh-sungguh (berharap akan diterima). Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik," (QS Al A'rof: 56).

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berdoa, yaitu mencari waktu ijabah, seperti: Seusai salat fardhu, "Ditanyakan orang kepada Rosulullah: Ya Rosulullah doa manakah yang sangat didengar oleh Allah? Rosulullah SAW menjawab: yaitu doa di tengah malam dan setelah selesai salat fardhu," (HR. At-Tirmidzy).

Tips Pacaran Yang Islami

Jangan berduaan dengan pacar di tempat sepi, kecuali ditemani mahram dari sang wanita (jadi bertiga)

“Janganlah seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…”[HR Bukhori: 3006,523, Muslim 1341, Lihat Mausu’ah Al Manahi Asy Syari’ah 2/102]

“Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepian (berduaan) dengan seorang perempuan melainkan setan yang ketiganya“ (HSR.Tirmidzi)

2. Jangan pergi dengan pacar lebih dari sehari semalam kecuali si wanita ditemani mahramnya

“Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian sehari semalam tidak bersama mahromnya.” [HR Bukhori: 1088, Muslim 1339]

3. Jangan berjalan-jalan dengan pacar ke tempat yang jauh kecuali si wanita ditemani mahramnya

“…..jangan bepergian dengan wanita kecuali bersama mahromnya….”[HR Bukhori: 3006,523, Muslim 1341]

4. Jangan bersentuhan dengan pacar, jangan berpelukan, jangan meraba, jangan mencium, bahkan berjabat tangan juga tidak boleh, apalagi yang lebih dari sekedar jabat tangan

“Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu’jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283, lihat Ash Shohihah 1/447/226)

Bersabda Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wassallam: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” [HR Malik 2/982, Nasa’i 7/149, Tirmidzi 1597, Ibnu Majah 2874, ahmad 6/357, dll]

5. Jangan memandang aurat pacar, masing-masing harus memakai pakaian yang menutupi auratnya

“Katakanlah kepada orang-orang beriman laki-laki hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya..” (Al Qur’an Surat An Nur ayat 30)

“…zina kedua matanya adalah memandang….” (H.R. Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i)

6. Jangan membicarakan/melakukan hal-hal yang membuat terjerumus kedalam zina

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Al Qur’an Surat Al Isra 32)

“Kedua tangan berzina dan zinanya adalah meraba, kedua kaki berzina dan zinanya adalah melangkah, dan mulut berzina dan zinanya adalah mencium.” (H.R. Muslim dan Abu Dawud)

7. Jangan menunda-nunda menikah jika sudah saling merasa cocok

“Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih menundukan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa (shaum), karena shaum itu dapat membentengi dirinya”. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Darimi, Ibnu Jarud dan Baihaqi).

“Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke-dalam neraka adalah mulut dan kemaluan.” (H.R. Turmudzi dan dia berkata hadits ini shahih.)

WARNING:

sebenarnya banyak ulama dan ustadz yang mengharamkan pacaran, misalnya saja ustadz Muhammad Umar as Sewed. jadi sebaiknya segera menikahlah dan jangan berpacaran…

Bagi yang sudah terlanjur berbuat dosa maka bertaubatlah dan jangan putus asa, Allah pasti mengampuni hambanya yang bertaubat dan memohon ampun…
newer post home